Usaha-usaha yang tetap Eksis dan Cetak Omset Besar tahun 2016

Monday, April 17th, 2017 - Info Bisnis

PELUANGUSAHABARU.info

Usaha-usaha yang tetap Eksis dan Cetak Omset Besar tahun 2016

Usaha-usaha yang tetap Eksis dan Cetak Omset Besar tahun 2016

Setiap pelaku usaha tentu ingin agar usahanya terus berkembang dan eksis, tak hanya bertahan seumur jagung. Selain itu usaha tersebut di harapkan potensial yang terus dibutuhkan oleh pasar dan mempunyai prospek bagus. Agar eksis, sebuah usaha membutuhkan strategi tersendiri sehingga sanggup bersaing di pasar. Usaha apa saja yang tetap eksis dan cetak omset besar di tahun 2016 serta apa strategi agar usaha tetap eksis dan terus potensial? yuk, simak ulasannya yang akan dibahas dibawah ini.

Perkembangan sebuah usaha dengan pendapatan yang semakin menanjak ialah idaman seluruh pelaku usaha. Dengan pendapatan yang semakin besar tentu keuntungan atau laba bersih yang diraih akan semakin meningkat. Apalagi bila perkembangan pesat usaha dicapai dalam kurun waktu singkat. Umumnya usaha dapat menghasilkan keuntungan besar dengan meningkatkan pendapatan atau omset dan memperkecil biaya, baik biaya operasional maupun biaya penyediaan bahan dan alat produksi.

Dari jenis usahanya, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar mencapai laba besar, yang memberikan keuntungan besar mulai dari 40% keatas. Yaitu usaha-usaha yang belum banyak pesaingnya terutama tuk usaha yang bergerak dibidang produksi, dan usaha di bidang jasa lebih berpeluang untung besar dibandingkan bidang produksi. seperti misalnya usaha di bidang kesehatan, perawatan manula, jasa pelatihan anak-anak dan lain sebagainya.
Usaha-usaha yang mengedepankan inovasi terutama yang bergerak di bidang produksi, membuat peluang omset usaha meningkat dan semakin besar, misalnya produksi cat tahan panas atau dapat memantulkan panas, tahan air (water proof) dan anti kotor (dapat dicuci). Begitu juga usaha kuliner inovatif. sebab itulah usaha perlu mempunyai tim R&D yang khusus membuat produk atau jasa inovatif, bukan hanya sekedar meniru orang lain.
Menurut pengamat marketing Yadi Budhi Setiawan, saat ini sedang tren usaha di bidang jasa yang lebih spesifik sifatnya, bukan jasa yang telah umum dijumpai di pasaran seperti jasa penyediaan sopir, boby sitter atau PRT. Jasa yang sifatnya lebih spesifik seperti jasa penyalur tenaga kerja ahli, jasa penyediaan suster tuk manula, atau jasa penyediaan suster khusus tuk merawat pasien pasca operasi besar. Contoh lain jasa di bidang IT yang dapat meraup untung besar sebab masih jarang pesaingnya bukan jasa software programmer yang telah umum dijumpai, namun yang masih baru, seperti misalnya jasa animator, digital audio engineer tuk rekaman suara atau musik yang menghasilkan kualitas lebih baik. Begitu juga jasa pemburu tenaga kerja yang juga masih jarang dijumpai. Termasuk jasa penyedia tenaga kerja terampil ke luar negeri yang spesifik seperti engineer metalurgi, yang memang banyak permintaannya di luar negeri.
Dari kiprah para pelaku usaha UKM yang sanggup meraup laba besar menunjukan bahwa mereka tak lepas dari adanya inovasi baik dalam jasa maupun produk yang dihadirkan. baik itu usaha di bidang kuliner, otomotif, kesehatan dan kecantikan, IT, produk kreatif, fashion, hingga agribisnis. Hal itu semata-mata dilakukan tuk mendongkrak omset usaha hingga pada akhirnya memperbesar laba. Inovasi yang dapat dilakukan oleh pelaku usaha antara lain di bidang kuliner dengan membuat menu yang masih jarang di jumpai di pasaran, dengan kelebihan yang mengedepankan unsur kesehatan misalnya tanpa bahan pengawet, membuat menu yang lebih variatif sehingga konsumen memperoleh banyak pilihan, hingga membuat inovasi dari cita rasa menu tradisional dalam cita rasa modern.
Pentingnya Inovasi Kunci Agar Usaha Tetap Eksis
Agar tetap eksis kuncinya usaha tersebut harus terus berinovasi dan memikirkan sesuatu yang baru yang belum dibuat orang lain. Usaha tersebut juga harus potensial agar tetap eksis dan agar terus potensial maka harus mengikuti selera pasar atau tren pasar. Usaha yang telah eksis dapat gagal jika cash flow buruk, misalnya dalam perhitungan teorinya untung tapi ternyata pendapatan minus, sebab beberapa hal seperti pembayaran ke supplier di muka, kualitas produk tak bagus atau tak ada inovasi padahal dari aspek promosi telah bagus sehingga perbaikan kualitas produk harus dilakukan.
Seperti usaha kuliner cita rasanya harus standar seluruh di cabang, mencari supplier yang dapat dibayar belakangan, disiplin membayar angsuran pinjaman dan yang paling berpengaruh terhadap risiko kegagalan ialah jika pelaku usaha telah merasa puas atau berhenti melakukan inovasi lagi. “ketika orang lain melakukan inovasi selangkah lebih maju, akan menggerogoti usahanya dan biasanya yang paling rawan akan hal itu terkait usaha yang mengikuti tren seperti fashion dan kuliner. sebab itu tuk menyiasati atau mengatasi kegagalan, pelaku usaha sebaiknya membuat sesuatu yang baru yang lebih murah dari produk sebelumnya tapi masih dalam satu lini usaha,” jelas Leo Aldianto.
Begitu juga berbagai produk kreatif terus hadir dengan adanya kreasi-kreasi terbaru yang lebih mempunyai nilai tambah. Di bidang jasa otomotif maupun kesehatan dan kecantikan, inovasi lebih pada layanan atau servis misalnya dengan jeput bola atau melakukan layanan di lokasi customer. Di Bidang fashion yang amat berkaitan dengan gaya hidup, dapat mencapai keuntungan besar jika produk itu terlihat eksklusif serta berkelas. Sedangkan Agribisnis, selain inovasi dalam teknologi agribisnis, usaha yang dilakukan secara terintegrasi juga memberikan keuntungan yang besar mengingat layanan yang ditawarkan lebih banyak.
Selain memperhatikan produk maupun jasa, pelaku usaha juga harus melakukan strategi tuk menekan pengeluaran biaya operasional maupun bahan dan alat. Strategi itu juga amat tergantung pada jenis usaha yang dikembangkan. Seperti halnya pembelian bahan dalam jumlah besar sehingga harga beli lebih murah, atau mencari supplier yang menawarkan harga bahan lebih murah namun kualitas masih bagus, menggunakan tenaga lepas jika sewaktu-waktu ada pesanan dalam jumlah banyak sehingga tak terlalu banyak pengeluaran gaji karyawan tetap dan sebagainya.
Dalam menentukan harga jual sebuah usaha inovatif, bagi pemula atau usaha yang masih baru dapat langsung menetapkan harga jual 50% lebih mahal daripada harga produk sejenis di pasaran. Hal itu sebab adanya nilai tambah atau keunggulan yang ditawarkan oleh usaha tersebut.
Memperhatikan Segmen pasar yang di Tuju
Usaha-usaha yang dapat mencetak laba besar pentig tuk memperhatikan segmen pasar yang dituju. Umumnya pelaku usaha yang dapat meraih untung besar menyasar segmen pasa kelas menengah ata sebab daya beli lebih tinggi dan konsumen kalangan ini tak mempersoalkan harga, namun lebih kepada nilai tambah produk/jasa yang ditawarkan, apalagi jika segmen pasarnya segmented. Pelaku usaha juga harus terus melihat tren yang berkembang, misalnya jika dulu tren tokoh kartun seperti Doraemon, barbie, conan, dll kini muncul tokoh kartun yang diminati asal korea seperti Bernard, kartun animasi larva dan lainn sebagainya. Namun yang perlu diperhatikan, tuk usaha yang mengikuti tren tak akan lama bertahan jika pelaku usaha meniru, sehingga inovasi juga harus terus dilakukan.
Strategi pemasaran yang baik juga turut mendongkrak peningkatan laba, yang dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Namun yang penting di perhatikan ialah jangan menurunkan harga jual sebab akan terjadi perang harga yang justru akan menurunkan loyalitas konsumen. Strategi pemasaran yang baik seharusnya ditujukan agar konsumen lebih loyal, dan mempunyai kepercayaan penuh terhadap produk atau jasa yang ditawarkan.
Beberapa kiat pemasaran yang dilakukan antara lain pada usaha fashion seperti penawaran program promo. misalnya promo potongan harga 20% setiap pembelian lebih dari 2 produk juga dilakukan tuk menarik minat pembeli. Begitu juga lokasi outlet harus disesuaikan dengan segmen pasar yang dituju, mengingat produk fashion yang menyasar kelas menengah atas harus mempunyai image tak pasaran, tapi terlihat ekslusif. Sebab itu sebaiknya pemasaran dilakukan ke outlet-outlet di mal-mal kelas menengah atas atau premium. Okky Marta.
Sumber : Tabloid Peluang Usaha Edisi maret 2016.

Source: http://peluangusaharumahan.info/usaha-usaha-yang-tetap-eksis-dan-cetak-omset-besar-tahun-2016

Usaha-usaha yang tetap Eksis dan Cetak Omset Besar tahun 2016 | admin | 4.5