Teknik Pengelolaan Keuangan Desa

Friday, May 19th, 2017 - Peluang Usaha Kecil

PELUANGUSAHABARU.info

Teknik Pengelolaan Keuangan Desa

Keuangan desa ialah seluruh hak dan kewajiban desa dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan desa yang dapat dinilai dengan uang, termasuk didalamnya segala bentuk kekayaan yang berhubungan dengan hak dan kewajiban desa tersebut.Pengelolaan keuangan desa ialah keseluruhan proses kegiatan, yang meliputi perencanaan dan penganggaran, pelaksanaan dan penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban, serta pengawasan keuangan desa.Pengelolaan keuangan desa dilakukan secara tertib dan terencana yang ditetapkan di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa). Keuangan desa dikelola dalam masa 1 (satu) tahun anggaran yakni mulai tanggal 1 Januari sampai dengan tanggal 31 Desember.Pengelolaan Sumber Pendapatan DesaSumber pendapatan desa terdiri atas:Pendapatan asli desa, terdiri dari hasil usaha desa, hasil Kekayaan desa, hasil swadaya dan partisipasi, hasil gotong royong, dan lain-lain pendapatan asli desa yang sah;Bagi hasil pajak daerah Kabupaten/Kota paling sedikit 10% tuk desa dan dari retribusi Kabupaten/Kota sebagian dipertukkan bagi desa;Bagian dari dana perimbangan keuangan pusat dan daerah yang diterima oleh Kabupaten/Kota tuk Desa paling sedikit 10%, yang pembagiannya tuk setiap Desa secara proporsional yang ialah Alokasi Dana Desa (ADD); Rasio penggunaan dana ADD ialah 30% tuk biaya operasional Pemerintahan Desa dan 70% tuk pemberdayan masyarakat.Bantuan keuangan dari Pemerintah, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam rangka pelaksanaan urusan pemerintahan;Hibah dan sumbangan dari pihak ketiga yang tak mengikat. Sumber pendapatan desa yang telah dipunyai dan dikelola oleh desa tak dibenarkan diambil alih oleh pemerintah atau pemerintah daerah.Sumber pendapatan daerah yang berada di desa baik pajak maupun retribusi yang telah dipungut oleh Provinsi atau Kabupaten/Kota tak dibenarkan adanya pungutan tambahan oleh Pemerintah Desa.Sumber pendapatan desa dari perolehan bagian pajak dan retribusi daerah ditetapkan dengan Peraturan Daerah Kabupaten/Kota dan pengalokasiannya ditetapkan dengan Peraturan Bupati/Walikota.Bantuan keuangan kepada desa (dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota), serta Alokasi Dana Desa disalurkan lewat kas desa. Pemberian hibah dan sumbangan tak mengurangi kewajiban-kewajiban pihak penyumbang kepada desa. Sumbangan yang berbentuk barang, baik barang bergerak maupun barang tak bergerak dicatat sebagai barang inventaris kekayaan punya desa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Sumbangan yang berbentuk uang dicantumkan di dalam APBDesa. Dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat dan desa, Pemerintah Desa dapat mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) sesuai dengan keperluan dan potensi Desa.Teknik Penganggaran DesaPerencanaan dan penganggaran ialah proses yang terintegrasi sehingga output dari perencanaan ialah penganggaran. Proses perencanaan arah dan kebijakan pembangunan desa tahunan dan rencana anggaran tahunan (APBDes) pada hakikatnya ialah perencanaan instrumen kebijakan publik sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Oleh sebab pentingnya anggaran tersebut maka perencanaan anggaran/penyusunan anggaran juga menjadi sesuatu yang penting dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.APBDesa ialah dokumen formal hasil kesepakatan antara Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa tentang belanja yang ditetapkan tuk melaksanakan kegiatan pemerintah dan pendapatan yang diharapkan tuk menutup keperluanbelanja tersebut atau pembiayaan yang diperlukan bila diperkirakan akan terjadi defisit atau surplus. Dalam proses perencanaan anggaran dikenal adanya siklus anggaran yang meliputi tiga tahap sebagai berikut.Tahap Persiapan AnggaranPada tahap persiapan anggaran dilakukan taksiran pengeluaran atas dasar taksiran pendapatan yang tersedia. Terkait dengan masalah tersebut, yang perlu diperhatikan ialah sebelum menyetujui taksiran pengeluaran hendaknya terlebih dahulu dilakukan penaksiran pendapatan secara lebih akurat.Tahap Pelaksanaan AnggaranUsai APBDes disetujui, tahap berikutnya ialah pelaksanaan anggaran. Dalam tahap pelaksanaan anggaran, hal terpenting yang harus diperhatikan oleh pemerintah desa ialah dipunyainya sistem informasi akuntansi dan pengendalian manajemen.Tahap Pelaporan dan EvaluasiTahap terakhir dari siklus anggaran ialah pelaporan dan evaluasi anggaran. Tahap persiapan dan pelaksanaan anggaran terkait dengan aspek operasional anggaran, sedangkan tahap pelaporan dan evaluasi terkait dengan aspek akuntabilitas.APBDesa mengkoordinasikan aktivitas belanja pemerintah dan memberi landasan bagi upaya perolehan pendapatan dan pembiayaan oleh Pemerintah Desa tuk suatu periode tertentu. Teknik dasar penganggaran dalam penyusunan APBDesa sebagai berikut :Seluruh penerimaan (baik dalam bentuk uang, maupun barang dan/atau jasa) dianggarkan dalam APBDesa.Seluruh pendapatan dan belanja dianggarkan secara bruto.Jumlah pendapatan ialah perkiraan terukur dan dapat dicapai serta berdasarkan ketentuan perundangundangan.Penganggaran pengeluaran harus didukung dengan adanya kepastian tersedianya penerimaan dalam jumlah cukup dan harus didukung dengan dasar hukum yang melandasinya.(bd02)Baca juga : BUMDesa dapat membangun desa dengan swadesa

Source: http://www.berdesa.com/teknik-pengelolaan-keuangan-desa/

Teknik Pengelolaan Keuangan Desa | admin | 4.5