Petani Sebagai Pelaku Penting Dalam Memajukan Perekonomian Pedesaan

Saturday, May 13th, 2017 - Peluang Usaha Kecil

PELUANGUSAHABARU.info

Petani Sebagai Pelaku Penting Dalam Memajukan Perekonomian Pedesaan

Oleh: Jenny SieSejak terjadinya krisis ekonomi pada bulan Juli 1977 yang berlanjut menjadi krisis multi dimensi yang dialami bangsa Indonesia.ternyata amat berpengaruh pada penurunan kinerja ekspor berbagai produk. Di antara produk yang mengalami penurunan tersebut ialah produk-produk pertanian seperti produk ternak, tanaman pangan dan hortikultura serta produk tanaman perkebunan primer maupun olahannya. Meskipun sektor pertanian masih dapat memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian nasional, sebab mengingat perannya dalam penyerapan tenaga kerja serta penghasil devisa dari sektor non migas, namum masih saja belum sanggup menunjukan peningkatan kinerja ekspor. Di sisi lain, walaupun dengan potensi sumber daya pertanian yang ada dan cukup besar Indonesia pernah menjadi eksportir terbesar seperti gula, lada, namun tak dapat bertahan lama.Keterbatasan akses sumber daya yang tersedia dari informasi di samping sebagai penyebab pada ketaksanggupan masyarakat, juga menyebabkan masyarakat miskin akan tetap pada lingkaran kemiskinan. Secara umum  menunjukan bahwa kelompok masyarakat miskin mempunyai akses terbatas terhadap pemanfaatan program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah. Kelompok miskin selalu kalah bersaing dalam memperoleh akses dibanding kelompok yang lebih kaya, sehingga berbagai sumber daya yang tersedia bagi mereka tak banyak manfaatnya.Rata-rata mata pencaharian pedesaan ialah petani. Pertanian memegang peranan terpenting dalam perekonomian pedesaan. Masyarakat mendapatkan mata pencaharian dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada yaitu dengan bertani. Seluruh sayur-sayuran, padi, atau hasil tani lainnya di produksi dalam lahan pertanian dan jika hasil pertanian tak memadai maka tak ada yang dapat diekspor ke daerah lain. Oleh sebab itu pemerintah perlu sekali memperhatikan petani sebagai pelaku penting dalam perekonomian di pedesaan.Desa Suntenjaya ialah salah satu desa di Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung yang mempunyai potensi alam cukup baik di bidang tanaman pangan seperti hortikultura. Dikatakan baik sebab selain mempunyai curah hujan yang cukup dengan rata-rata 2.027 mm pertahun, juga mempunyai suhu udara yang cukup mendukung pula yaitu rata-rata 20 derajat celcius sehingga amat cocok tuk lahan pertanian.Kampung Pasir Angkling berada di Desa Suntenjaya Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung. Masyarakat kampung Pasir Angkling dan kampung-kampung lainnya di Desa Suntenjaya sebelumnya hidup sebagai petani hortikultura penggarap lahan perhutani dengan jenis sayur-sayuran. Sejak diberlakukannya larangan menggarap lahan tuk ditanam dengan jenis komoditas tersebut oleh pemerintah, kini masyarakatnya menjadi lebih banyak menganggur sebab tak ada perkerjaan yang sesuai. Dengan dikeluarkan Peraturan Pemerintah Daerah No. 522/1224/Binprod tanggal, 20 Mei 2003 tentang Perlindungan dan Pengamanan Kawasan Hutan  Di Jawa Barat sehingga petani tersebut harus beralih ke komoditas yang lainnya . Alasan itu disebabkan desa tersebut termasuk hutan lindung yang berfungsi sebagai daerah resapan atau tangkapan air tuk kota Bandung. Jika tetap dipaksakan nanti akan terjadi hal yang tak diinginkan seperti bencana tanah longsor.Pemerintah daerah tersebut mengadakan program pelatihan sebab mengingat lahan yang semula mereka gunakan sebagai sumber mata pencaharian utama, belum dapat dijadikan sebagai sumber penghasilan lagi hanya sebab masyarakat tak sanggup mengembangkan usahanya ke jenis komoditas yang lain sesuai anjuran pemerintah. Selama ini kegiatan pembinaan dan pelatihan bagi masyarakat pengguna lahan Perhutani khususnya di Desa Suntenjaya kurang mendapat perhatian, sehingga dengan diberlakukannya peraturan oleh pemerintah agar masyarakat penggarap harus beralih ke jenis komoditas lain seperti tanaman keras atau bukan tanaman semusim. Masyarakat Suntenjaya tak dapat berbuat banyak dan harus mengikuti ketentuan yang ada tuk kebaikan bersama.Pelatihan ketrampilan usaha terpadu yang diberikan kepada kelompok masyarakat petani dapat mengubah kehidupan masyarakat. Perubahan ini ditandai dengan meningkatnya pengetahuan, ketrampilan dan sikap dari masyarakat setelah pelatihan, dan dapat dijadikan upaya pemenuhan keperluan. Agar masyarakat sanggup berkembang dan profesional, arah dari pembelajaran dalam model pelatihannya dirancang dan disesuaikan dengan standard keperluan masyarakat setempat. Masyarakat yang sebelumnya hanya sanggup bertani sayur-sayuran, dengan diberikan pelatihan ketrampilan usaha terpadu mereka bertambah kesanggupannya dengan sanggup bertani pisang, berternak sapi, berternak kelinci dan sanggup melakukan jual beli dari masing-masing produk jenis usahanya.Ketrampilan bagi petani amat penting, sebab dapat dikatakan petani dapat memegang perekonomian di pedesaan tersebut dan juga petani harus mempunyai pengetahuan yang memadai sehingga dapat mengelola sumber daya alam yang ada dengan baik dan tak merusak. Dengan meningkatnya kualitas petani, maka tak mungkin daerah tersebut sanggup menjadi daerah yang produktif bahkan mengirimkan produknya ke daerah lain tuk dijual sehingga dapat memajukan perekonomian dan otomatis daerah tersebut akan semakin berkembang.Baca juga : Jasa Distribusi Produk Pertanian Desa

Source: http://www.berdesa.com/petani-sebagai-pelaku-penting-dalam-memajukan-perekonomian-pedesaan/

Petani Sebagai Pelaku Penting Dalam Memajukan Perekonomian Pedesaan | admin | 4.5