Permendesa Tentang Jenis Usaha BUMDesa

Friday, May 12th, 2017 - Usaha Desa

PELUANGUSAHABARU.info

Permendesa Tentang Jenis Usaha BUMDesa

Bagi BUMDesa yang baru berdiri tentu harus memahami Permendesa dengan baik. Jenis-jenis usaha yang dapat dikembangkan oleh BUMDesa harus menyesuaikan dengan keperluan dan potensi di desa serta peluang pasar yang menjanjikan. Sehingga unit usaha tersebut sanggup memberikan keuntungan bagi BUMDesa lewat nilai tambah ekonomi dan pasar dari bisnis tersebut.Klasifikasi jenis usaha BUMDesa menurut Permendesa No. 4/Tahun 2015 yang dapat dipilih dan dikembangkan meliputi (1) bisnis sosial sederhana yang memberikan pelayanan umum kepada masyarakat, (2) bisnis penyewaan barang, (3) usaha perantara yang memberikan jasa pelayanan kepada warga, (4) bisnis yang berproduksi dan/atau berdagang barang-barang tertentu, (5) bisnis keuangan yang memenuhi keperluan usaha-usaha skala mikro, dan (6) usaha bersama sebagai induk dari unit-unit usaha yang dikembangkan masyarakat Desa. Keenam klasifikasi jenis-jenis usaha tersebut dapat dipilih oleh BUMDesa sesuai dengan keperluan dan potensi yang ada di masing-masing desa. Jenis-jenis usaha dalam klasifikasi ini jika dikembangkan oleh BUMDesa mempunyai daya ungkit ekonomi bagi masyarakat yang besar.Jika BUMDesa menjalankan bisnis keuangan maka usaha ini juga ialah upaya menghubungkan warga yang mempunyai kelebihan dana dengan warga yang membutuhkan dana. Walaupun tak ada pantangan tuk memberikan kredit konsumsi tetapi seyogyanya lembaga keuangan ini lebih memprioritaskan kredit tuk keperluan produktif. Beberapa contoh usaha yang dapat dijalankan BUMDesa, antara lain:Pertama, bisnis sosial (social business) sederhana yang memberikan pelayanan umum (serving) kepada masyarakat dengan memperoleh keuntungan finansial. Sebagai contoh unit usaha dalam BUMDesa dengan memanfaatkan sumber daya lokal dan teknologi tepat guna, yang meliputi: air minum Desa; usaha listrik Desa; SPBU Desa, lumbung pangan; dan sumber daya lokal dan teknologi tepat guna lainnya. Kedua, bisnis penyewaan (renting) barang tuk melayani keperluan masyarakat Desa dan ditujukan tuk memperoleh Pendapatan Asli Desa, misalnya menjalankan kegiatan usaha penyewaan alat pesta dan gedung pernikahan.Ketiga, usaha perantara (brokering) yang memberikan jasa pelayanan kepada warga. Kegiatan usaha perantara yang dapat dikembangkan misalnya: jasa pembayaran listrik, jasa penyaluran pupuk bersubsidi, dan jasa lainnya. Keempat, bisnis yang berproduksi dan/atau berdagang (trading) barang-barang tertentu tuk memenuhi keperluan masyarakat maupun dipasarkan pada skala pasar yang lebih luas.  Sebagai contoh kegiatan usaha produksi misalnya pabrik es; pabrik pupuk organik, produksi daur ulang sampah dan lain sebagainya.Kelima, bisnis keuangan (financial business) yang memenuhi keperluan usaha-usaha skala mikro yang dijalankan oleh pelaku usaha ekonomi Desa yang dapat memberikan akses kredit dan peminjaman yang mudah diakses oleh masyarakat Desa. Keenam, usaha bersama (holding) sebagai induk dari unit-unit usaha yang dikembangkan masyarakat Desa baik dalam skala lokal Desa maupun kawasan perdesaan, misalnya Desa Wisata yang mengorganisir rangkaian jenis usaha dari kelompok masyarakat.(bd03)Baca juga : Jangan Korupsi Dana DesaKiat : Mendirikan dan Membangun BUMDesa

Source: http://www.berdesa.com/permendesa-tentang-jenis-usaha-bumdesa/

Permendesa Tentang Jenis Usaha BUMDesa | admin | 4.5