Mina Padi: Melipatgandakan Keuntungan Petani

Tuesday, April 18th, 2017 - Peluang Bisnis Desa

PELUANGUSAHABARU.info

Mina Padi: Melipatgandakan Keuntungan Petani

Mina Padi ialah cara yang digunakan oleh petani dengan menggabungkan teknik budidaya padi dan pemeliharaan ikan, yang dilakukan secara bersamaan di sawah. Biasanya, sistem mina padi biasa dilakukan di sistem pengairan sawah teknis dan setengah teknis, sebab keberadaan air di sawah dalam sistem mina padi amat dibutuhkan.Sistem mina padi, jelas mempunyai keuntungan yang dapat dirasakan oleh petani. Tapi pada saat yang bersamaan juga mempunyai kelemahan. Dengan memadukan sistem perikanan dan pertanian sistem ini dapat melipatkan penghasilan petanian. Sistem Minapadi ini sendiri telah diterapkan oleh empat kelompok tani di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, yakni kelompok Mina Lestari, Mina Tunas Baru, Mina Sawahan, dan Mina Siwar Putih.Dalam penerapannya, sistem Minapadi ini mempunyai beberapa perbedaan dengan sistem tanam padi pada umumnya, yakni membuat kubangan di bagian depan sepanjang 4×1 meter dan tengah persawahan, yang lahannya telah diolah dengan kompos, sepanjang 50 sentimeter sebagai tempat ikan. Ikan yang diternak yakni ikan nila.Ikan nila dipilih dalam sistem mina padi sebab tak mudah terserang penyakit, harga yang terus naik dan permintaan yang meningkat. Menurutnya, tuk 1500 ekor bibit dapat menghasilkan 3 kuintal ikan. Namun, sistem padi yang menguntunkan bagi petani, padi dan ikan ini memerlukaan lahan pertanian yang banyak air.Selain itu, saat melakukan tanam bibit padi tak perlu terlalu dalam, yakni hanya dua sentimeter. Rentang waktu satu minggu, tanaman kemudian diberi pupuk urea sebanyak delapan kilogram tuk lahan seluas 1000 meter persegi. Pasca 15 hari penanaman, ikan kemudian dilepas pada kolam yang disediakan.Dengan sistem itu tanaman padi dapat mengeluarkan anak lebih banyak, dari yang biasanya sekitar 15, dapat mencapai 40 anakan padi. Tak hanya itu, bulir padi yang biasanya hanya sekitar 160 dapat mencapai 215 bulir padi. Tak cukup sampai disitu. Petani juga dapat menghemat pupuk sebab telah tercampur kotoran ikan dan makanan ikan yang bersifat organik yang meminimalisir penggunaan zat kimia.Selain padi, petani juga dapat mengambil keuntungan dari ikan nila. Ikan nila dapat dipanen saat berumur 2,5 bulan, setengah bulan sebelum panen padi. Ikan berumur demikianlah yang mengikuti keperluan pasar, sebab pasar menginginkan ukuran ikan nila yang tak terlalu besar.Para petani juga tak perlu khawatir akan adanya rumpuh atau tanaman liar yang tumbuh di sekitar padi. Tanaman liar menjadi bahan makanan yang akan dimakan nila. Dengan adanya simbiosis tersebut maka para petani tak perlu lagi melakukan penyiangan terhadap padi.Kesulitan terbesar pada sistem Mina Padi ialah banyaknya burung yang memakan padi pada masa-masa menjelang panen. Namun dengan berbagai kelebihan yang ada seperti pengehematan pupuk, tanpa proses penyiangan dan juga keuntungan yang didapat dari ikan nila, agaknya kerugian akibat kesulitan tersebut dapat dengan mudah teratasi.Baca juga : Jasa Distribusi Produk Pertanian

Source: http://www.berdesa.com/mina-padi-melipatgandakan-keuntungan-petani/

Mina Padi: Melipatgandakan Keuntungan Petani | admin | 4.5