Langkah Awal Merintis Desa Wisata

Tuesday, April 25th, 2017 - Peluang Usaha Kecil

PELUANGUSAHABARU.info

Langkah Awal Merintis Desa Wisata

Desa wisata ialah sebuah kawasan pedesaan yang mempunyai beberapa karakteristik khusus tuk menjadi daerah tujuan wisata. Ada berbagai macam desa wisata, yakni dapat berupa desa wisata berbasis keindahan alam, kuliner maupun budaya. Memang, dalam membangun dan mengembangkan desa wisata bukan perkara mudah. Ada beberapa langkah yang harus dilakukan.Pegiat Pariwisata Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta, Heri Sulistyo menjelaskan tahap pertama yang harus dilakukan dalam pembangunan desa wisata ialah pemetaan dan identifikasi potensi wisata. Yakni sebuah langkah tuk mengenali dan mengidentifikasi potensi wisata di suatu desa. Potensi tersebut dapat berupa potensi alam, kuliner maupun seni dan kebudayaan.Ia menambahkan apabila identifikasi potensi wisata di suatu desa telah dilakukan. Maka, langkah kedua ialah melakukan studi banding ke desa lain yang mempunyai potensi wisata yang sama. Apabila potensi wisata yang teridentifikasi berupa potensi wisata alam, maka studi banding dapat dilakukan di Desa Bejiharjo Gunungkidul yang telah mengelola potensi alam sebagai produk wisata.“Jangan sekali-kali salah tujuan dalam melakukan studi banding ke desa wisata lain. Jika keunggulan pariwisatanya berupa kerajinan tangan, maka jangan studi banding ke Raja Ampat sebab di sana tak ada,” tegasnya.Ia menambahkan langkah yang selanjutnya dilakukan ialah melakukan kajian dampak pariwisata. Dalam kajian dampak pariwisata tersebut yang perlu dipahami ialah setiap potensi wisata mempunyai dampak pariwisata masing-masing. Artinya tak seluruh desa wisata mempunyai kesamaan dampak pariwisata.“Apabila potensi wisatanya berupa alam, maka dampak wisata yang harus dipikirkan ialah terkait urusan pelestarian alam. Misalnya, potensi wisatanya berupa goa, maka yang harus dikaji ialah bagaimana menjaga goa tersebut tetap aman digunakan tuk kegiatan pariwisata,” jelasnya.Berbeda dengan potensi alam, apabila potensi desa wisatanya berupa keanekaragaman kuliner. Maka, ia menjelaskan hal yang harus dikaji ialah jumlah ketersediaan bahan baku. “Jika potensi wisatanya berupa wedhang uwuh, maka yang perlu diperhatikan ialah bagaimana ketersediaan bahan baku, seperti jahe dan lain sebagainya,” jelasnya.Apabila langkah-langkah tersebut telah dilakukan, maka langkah selanjutnya ialah urusan regulasi. Dalam hal ini, pengurus desa wisata harus memperhatikan aturan main. “Apabila potensi wisatanya berupa alam, maka hal mendasar yang harus dilakukan ialah memastikan status tanah. Hal ini agar tak terjadi kekisruhan di masa mendatang. Misalnya, pengelolaan wisata Goa Jomblang, sebab dulu tak dipastikan status tanah dan regulasinya, saat ini tanah seluas 8 hektare dikuasai oleh investor asing. Akibatnya, keuntungan yang tadinya mengalir ke warga setempat menjadi mengalir ke orang lain,” tuturnya dalam acara “Optimalisasi Program Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan di Perdesaan (PSP-3) di Grage Hotel Yogyakarta.Kiat : Merintis Pendirian Desa Wisata

Source: http://www.berdesa.com/langkah-awal-merintis-desa-wisata/

Langkah Awal Merintis Desa Wisata | admin | 4.5