Kearifan Lokal Sebagai Esensi Desa Wisata

Thursday, May 18th, 2017 - Peluang Usaha Kecil

PELUANGUSAHABARU.info

Kearifan Lokal Sebagai Esensi Desa Wisata

Sebagai salah satu negara dengan kekayaan budaya terbesar dunia, kita patut berbangga sebagai putra bangsa Indonesia. Budaya yang lahir dari olah rasa dan karsa leluhur yang berwujud ke dalam aneka bentuk baik benda secara fisik, tradisi, kesenian, cara hidup berkeluarga, bertetangga dan bermasyarakat, cara mengelola sumber daya alam, petuah dan pitutur. Sebagai contoh, rumah adat Jawa atau Joglo yang berkonsep arsitektur sederhana namun bermakna mendalam.Rumah adat atau rumah tradisional berbagai suku di negeri ini mengajarkan cara membuat tempat tinggal atau hunian atau bangunan yang berwawasan lingkungan dan hemat energi. Dengan ventilasi yang cukup, membimbing kita agar berhemat sumber daya alam dan energi dengan mengurangi penggunaan listrik di siang hari dan AC. Bukan hanya itu banyak rumah tradisional kita yang ternyata mempunyai konstruksi lebih tahan gempa daripada bangunan modern yang serba mewah.Kearifan lokal yang berwujud kesenian atau tradisi atau kombinasi keduanya banyak tersebar dari Sabang sampai Merauke mengajarkan kita bagaimana berperilaku yang baik dan bijak dalam kehidupan sehari-hari dengan sesama manusia, mahluk lain maupun alam. Sebut saja Upacara Kasada yang amat tersohor dari masyarakat Tengger di Gunung Bromo, mengajarkan agar selalu bersyukur atas karunia yang dilimpahkan Tuhan sekaligus menjaga alam. Ada juga tradisi dua tahunan Petik Laut di Kabupaten Malang, tepatnya di Pantai Sendang Biru yang juga amat terkenal mengingatkan kita agar selalu bersyukur atas kekayaan laut yang telah menghidupi masyarakat, mengajarkan semangat gotong royong, berbagi sekaligus menjaga keseimbangan alam khususnya menjaga ekosistem laut.Sedekah Laut di Cirebon yang juga mengajarkan semangat bergotong royong yang diajarkan para leluhur, mengajak tuk bersedekah kepada yang lebih membutuhkan sekaligus ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas berkah yang telah dilimpahkan. Ritual Seren Taun dari Kuningan yang mengajak kita agar memelihara semangat gotong royong dan merawat alam sekitar yang telah menyediakan kehidupan bagi masyarakat. Kesenian Sisingaan dari Subang yang juga sebagai manifestasi rasa syukur dan harapan masyarakat kepada Tuhan atas karunia dan berkah yang telah dicurahkan ke bumi.Upacara Tea Bel di Kepulauan Kei di Maluku yang mengajak kita agar selalu menjaga persaudaraan dan perdamaian antar sesama dan masih banyak lainnya. Leluhur bangsa ini telah mewariskan nilai-nilai budaya yang amat luhur bernama kearifan lokal yang dapat menjadi modal penting bagi pembangunan negeri berbasis pembangunan karakter bangsa dan ini dapat menjadi “komoditas unggul” Indonesia di mata dunia, yaitu bangsa yang berkarakter, ber-akhlakul karimah, khususnya di sektor pariwisata. Kearifan lokal diharapkan dapat menjadi magnet raksasa bagi negeri ini bahwa kita ialah negara yang pantas dikunjungi, pantas tuk investasi, pantas tuk diajak bekerja sama. (Catur Nugroho)foto: greenpeaceKiat : Merintis Pendirian Desa WisataBaca juga : Potensi BUMDesa Kelola Wisata Alam

Source: http://www.berdesa.com/kearifan-lokal-esensi-desa-wisata/

Kearifan Lokal Sebagai Esensi Desa Wisata | admin | 4.5