Jualan di E-Commerce Lebih Aman Bagi UKM

Sunday, May 14th, 2017 - Peluang Usaha Kecil

PELUANGUSAHABARU.info

Jualan di E-Commerce Lebih Aman Bagi UKM

Jika ada gelombang yang tak dapat dibendung, itulah internet. Faktanya, internet kini bahkan telah mengambil alih model orang menjalankan usaha di dunia, termasuk Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia. Data peluangusaha.info mengungkap, tahun 2012 jumlah transaksi jual-beli lewat internet di Indonesia sebesar Rp. 69 triliun. Dalam setahun saja jumlahnya meningkat hampir dua kali lipat menjadi Rp. 130 triliun pada 2013.Tahun bertambah, jumlah pemakai internet terus berlimpah. Memasuki 2016, pengguna internet aktif di Indonesia mencapau 81,1 juta orang dari total jumlah penduduk 259 juta jiwa alias 34 persen. Salahsatu pengguna yang paling getol ialah kalangan UKM yang menggunakan jagat maya tuk menawarkan beragam produk UKM-nya. Faktanya, penelitian Google Indonesia menyebut, berjualan lewat internet sanggup menggenjot penjualan hingga 80 persen. UKM pengguna internet juga menjadi amat inovatif sebab banyaknya pengetahuan yang mereka asup lewat dunia maya.Menjalankan usaha jual-beli lewat internet jelas peluang menjanjikan hari ini. Namun tak pula dapat dipungkiri, sebagian orang masih ragu tuk melakukan transaksi sebab tak sedikit pula konsumen yang menelan pil pahit sebab barang yang diterima tak sesuai janji. Sebagian lagi masih punya persoalan pada penguasaan teknologi sehingga belum sanggup mengakses teknologi hebat ini.Ada beberapa pola yang dilakukan orang dalam urusan jual-beli di dunia digital. Sebagian menggunakan sosial media. Sosial media memungkinkan setiap orang mempromosikan dagangannya dalam bentuk foto, video, cerita tentang produk sekaligus bercakap-cakap dengan calon pembeli. Hebatnya sosial media ialah, membangun jaringan pertemanan hanya tinggal menjentik jari dan promosi segera menyebar bak wabah sampar. Hanya saja, banyak masalah yang mengintai jual-beli dengan sosial media ini.Pengusaha UKM Choirul Mohammad, asal Yogyakarta yang telah menekuni jual beli online setahun terakhir menyatakan, kelemahan terbesar Sosmed ialah tak ada verifikasi data penjual. “Artinya, amat mungkin penjual menipu pembelinya dengan barang palsu, rusak atau bahkan tak ada barang sama sekali,” katanya pada Berdesa.com. Soalnya, tak ada jaminan uang pembeli bakal kembali jika terlanjur di transfer-kan. “ Itu resiko yang belum dapat ditanggulangi,” katanya. Lalu bagaimana membangun kepercayaan calon pembeli lewat sosial media?Choirul yang menekuni penjualan obat-obatan herbal dan berbagai produk organik seperti vitamin, hormon dan probiotik tuk pertanian, peternakan dan perikanan menyarankan agar penjual memanfaatkan sosial media-nya tuk sekedar berpromosi saja. “ Dan tetap membuka akun di marketplace atau e-commerce seperti usahadesa.com, tokopedia, olx dan sebagainya,” kata dia. Jadi, ketika ada calon pembeli tertarik, si calon pembeli dipersilakan melihat akun kita di e-commerce, soalnya transaksi e-commerce jauh lebih aman,” kata dia.E-commerce alais e-dagang mempunyai beragam keunggulan, terutama verifikasi data penjual. Di e-dagang seluruh orang dapat melihat identitas si penjual. E-commerce juga mempunyai fasilitas transaksi yang aman sebab menggunakan rekening bersama. Dalam bertransaksi, uang si pembeli di transfer pada rekening online punya si penjual yang telah terdaftar di rekening bersama e-commerce bersangkutan. Jadi, uang tak dapat langsung masuk ke kantung penjual.Uang yang ditransfer konsumen bakal masuk ke rekening bersama, setelah itu barang dikirim diterima pembelinya. Usai memastikan barang diterima pembelinya dan telah sesuai promosi yang ditawarkan, baru si penjual menerima pembayaran. Cara ini jelas jauh lebih aman sebab dipastikan uang baru akan dibayarkan jika barang pesanan telah datang sesuai penawaran. Jika penjual berbohong, bakal ada sanksi yang jelas dalam sistem ini.Arif Kusumo, pengusaha UKM lainya yang juga menjual lewat e-commerce menyatakan, sebenarnya e-dagang telah amat cukup tuk mengembangkan menjual aneka barang. “ Seluruh orang tahu e-commerce memang website jual-beli, jadi seluruh yang datang ke sini (marketplace) ialah orang yang tujuannya jelas menjual atau membeli. Jadi, kenapa harus menanggung resiko penipuan jika ada tempat yang jauh lebih aman?” katanya. (dji-1).foto: gannet.cdn.comBaca juga : Cara Unik Temukan Ide Membangun UKM

Source: http://www.berdesa.com/jualan-e-commerce-lebih-aman-bagi-ukm/

Jualan di E-Commerce Lebih Aman Bagi UKM | admin | 4.5