Dwias Anandita Sukses Usaha Budidaya Beras Hitam Organik

Wednesday, May 3rd, 2017 - Inspirasi dan Motivasi

PELUANGUSAHABARU.info

Dwias Anandita Sukses Usaha Budidaya Beras Hitam Organik

Dwias Anandita Sukses Usaha Budidaya Beras Hitam Organik

Usaha di bidang pertanian memang menjanjikan bila jeli melihat peluang dan bahkan dapat menghasilkan omset yang besar hingga ratusan juga, misalnya saja usaha budidaya beras hitam organik. Saat ini tren beras hitam organik membawa angin sejuk bagi pembudidaya beras organik sebab tak kalah dengan beras biasa alias non arganik yang umum dijumpai di pasaran. ialah Dwias Anandita seorang petani yang sukses mengembangkan usaha budidaya beras hitam organik yang kini laris manis dipasaran, bahkan permintaan terus menerus sampai-sampai Dwias kewalahan memenuhi permintaan konsumen yang begitu tinggi.

Usaha Budidaya Beras Hitam Organik Ala Dwias
Dwias Anandita pria kelahiran Surakarta, 30 Oktober 1980 ialah orang yang mengembangkan beras hitam organik. Bermula dari tekad tuk mengembangkan usaha ladang beras hitam seluas 800 m2 yang diwariskan ayahnya pada 2009, ia pun memutuskan keluar dari pekerjaannya di bidang konstruksi. dengan modal di tangan hanya Rp 25 ribu yang digunakan membeli bibit kini ladang beras hitam punyanya berkembang cukup pesat.

Dwias melihat beras hitam mempunyai beberapa kelebihan sehingga ia kemudian mengajak petani di kawasan lereng gunung merapi Jawa Tengah tuk membudidayakan beras hitam. Pada mulanya hanya dua orang petani yang bekerjasama dengannya, namun melihat peluang yang besar tersebut akhirnya petani yang ikut bekerjasama pun bertambah. Dan kini ada 8 orang petani yang bekerjasama dengannya.
Usaha budidaya beras hitam Menurut Dwias, mempunyai prospek yang bagus dan menjanjikan, mengingat beras hitam ialah salah satu komoditi ekspor yang permintaannya terus meningkat setiap bulan sementara banyak petani belum dapat memenuhinya. Sekarang ini memenuhi permintaan konsumen dalam negeri saja Dwias masih kewalahan seperti KONI Pusat, supermarket daerah Jabodetabek, dan pabrik pembuatan wedang beras hitam.
Permintaan pasar begitu tinggi akan beras hitam mengingat banyaknya kandungan nutrisi dalam beras ini, serta masyarakat Indonesia yang menyadari pentingnya pola hidup sehat juga semakin banyak. Kelebihan mengonsumsi beras hitam bagi tubuh dibanding beras putih yaitu tak gampang lapar, menetralisir kandungan gula dan kadar kolestrol dalam darah, dapat memperbaiki sel-sel tubuh yang tua dan mati. Dwias menuturkan “dengan masih jarang pembudidaya berat hitam, peluang tuk meraih banyak keuntungan dapat digapai. Apalagi belum banyak orang Indonesia yang mengenal dan mengetahui manfaat beras hitam ini”.
Keunggulan yang dipunyai beras hitam dalam aspek kesehatan membuat usaha budidaya beras hitam organik prospeknya akan tetap cerah. Tuk harga yang ditawarkan Dwias sengaja tak terlalu tinggi mematok harga dibanding supermarket agar beras organik hitam juga dapat dijangkau kalangan masyarakat menengah bawah. Sebab menurutnya jumlah masyarakat menengah bawah tentunya lebih banyak sehingga sanggup mengejar volume penjualan. Meskipun pemainnya telah cukup banyak, Dwias merasa produknya tetap bersaing dan ia pun tak takut tersaingi, sebab ia mempunyai lahan dan menguasai cara produksi sementara kebanyakan pemain hanya berupa pedagang.
Artikel lain : Jenis Peluang Usaha Bidang Pertanian Yang Menjanjikan
Harga dan Nilai Plus Beras Hitam Organik Dwias
Dwias membudidayakan jenis beras organik berwarna hitam yang ialah warisan leluhur dan disukai oleh para bangsawan china. Beras hitam memang lebih bagus dari beras warna putih namun beras hitam menghilang sejak Indonesia melakukan program swasembada pangan 1984 dimana budidaya beras kala itu yang berwarna putih. Harga jual beras hitam organik Dwias Rp 22 ribu per kg, tapi jika pembelian diatas 100kg harganya sekitar Rp 20 ribu per kg.
Beras hitam memang kaya serat sehat dan rendah gula serta kaya betakaroten dan antosionin yang berfungsi sebagai antioksidan tuk menyapu bersih molekul-molekul berbahaya yang terdapat dalam tubuh. Jadi beras hitam dapat menjaga kadar gula dalam darah, baik bagi penderita kencing manis, dapat mencegah kanker dan radang usus.
Sementara itu manfaat beras hitam dalam hal kecantikan yaitu meremajakan kulit, sebab antisionis dapat meningkatkan efek vitamin C dan E. Bulir Beras hitam berbentuk lonjong dengan warna gabah cokelat dan daging padinya berwarna hitam pekat serta keunguan. jika dari segi rasanya beras ini mirip beras merah dan aromanya mirip seperti ketan hitam serta tak lengket. Tanaman padi beras hitam ialah jenis pada yang dapat ditanam di mana pun baik dataran rendah maupun dataran tinggi. Pada umumnya budidaya beras hitam mempunyai masa panen 6 bulan setelah tanam. Tetapi tak dengan beras hitam yang dibudidayakan Dwias yang dapat dipanen setelah 4 bulan sejak di tanam. Dwias menuturkan ia melakukan beberapa persilangan yang amat rahasia sehingga dapat menghasilkan beras hitam dengan masa panen lebih cepat dibanding petani beras hitam lain.
Dalam proses penanaman, cara tanam yang dilakukan oleh Dwias menggunakan metode System of Rice Intensification (SRI), dimana satu lubang ditanam satu bibit saja. Berbeda dengan cara tanam petani biasanya yang menanam banyak bibit dalam satu lubang. Dalam metode ini jarak tanamnya tak terlalu rapat agar tak terkena bayangan satu sama lain sehingga tanaman pada selalu terkena sinar matahari sepanjang waktu.
Cara Pemasaran Beras Hitam Organik
Dalam memasarkan beras organik hitam Dwias melakukannya secara door to door sambil menyebarkan brosur sederhana yang di fotocopy. Kemudian tuk memperluas pemasaran ia memanfaatkan Internet dengan cara memasang iklan gratis dan ikut Milis.
Selain itu Dwias juga membuka keagenan dengan syarat minimum order 100kg sistem cash and carry dan agen akan mendapatkan potongan harga 10-15%. Dwias juga memberikan garansi 1 bulan kepada toko produk organik, agen, catering maupun perorangan. dan jika pembelian sampai 1 ton maka sistem pembayaran Dp 60%. Beras dapat diambil sendiri atau dikirim lewat jasa pengiriman Dakota Ekspress dan barang dikemas dalam plastik bening ukuran 5kg. Usaha budidaya beras hitam organik Dwias sanggup memproduksi 15 ton per bulan dengan omset mencapai Rp 112 juta dengan keuntungan 44.64%. Dwias mempekerjakan 8 orang pegawai selama operasional dengan gaji Rp 500ribu sampai Rp 1,5juta/bulan.
Dalam budidaya beras hitam kendala dan resiko yang dihadapi Dwias ialah Hama penyakit, namun tuk mencegah hal itu Dwias melakukan cara tertentu, yakni hanya menanam beras organik dua kali dalam setahun pada lahan yang sama. Sedangkan petani lain dapat 3-4 kali tanam dalam setahun sehingga kerap mengundang hama penyakit yang hidup dilahan.

Source: http://peluangusaharumahan.info/dwias-anandita-sukses-usaha-budidaya-beras-hitam-organik

Dwias Anandita Sukses Usaha Budidaya Beras Hitam Organik | admin | 4.5