Asyiknya Menjadi Desapreneur, Membangun Desa Mendapat Penghasilan Pula (Bagian I)

Tuesday, April 18th, 2017 - Peluang Bisnis Desa

PELUANGUSAHABARU.info

Asyiknya Menjadi Desapreneur, Membangun Desa Mendapat Penghasilan Pula (Bagian I)

Peluang menjadi Desapreneur mendapat sambutan luar biasa dari desa-desa di berbagai belahan bumi nusantara. Desapreneur atau Reseller bukan hanya membuka peluang pendapatan baru bagi warga pedesaan melainkan juga bakal mengangkat produk desa dan UMKM yang selama ini sulit mengembangkan pasar menjadi sanggup membuka pasar lebar-lebar. Lalu bagaimana cara kerja Desapreneur?Desapeneur ialah warga desa yang akan menjadi jembatan bagi UMKM dan berbagai produk desa agar produk-produk pedesaan dan UMKM mengalami peningkatan penjualan lewat E-Commerce www.usahadesa.com. Kenapa harus ada seorang Desapreneur? Sebab sebagian pelaku UMKM kita, terutama UMKM yang hidup di wilayah pedesaan mempunyai berbagai keterbatasan tuk dapat memasuki dunia online dalam memasarkan produknya.Beberapa keterbatasan itu seperti kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang tak memungkinkan UMKM melakukan penjualan online. Misalnya, produk yang dibuat oleh golongan ‘simbok-simbok’ alias ibu-ibu rumah tangga atau bapak-bapak yang usianya telah tua sehingga telah tak memungkinkan lagi belajar mengenai internet. Misalnya ada ibu-ibu pembuat produk kuliner  makanan tradisional yang ada di sebuah desa yang jauh dari kota. Produk si Mbok itu punya rasa yang enak dengan  bentuk dan warna mengundang selera, pokoknya unik dan layak dijual seantero nusantara. Maka produk seperti itu amat mungkin dapat seperti bika Ambon yang seluruh orang jadi menyukainya, empek-empek, pecel Madiun, dan berderet-deret lagi makanan nusantara yang kini merajai nusantara.Maka tugas seorang Desapreneur ialah mendorong pembuat makanan itu agar menemukan cara sehingga produk makanan itu dapat awet berhari-hari sebab harus menjalani proses pengiriman kepada pembeli jika dijual secara online. Bukan itu saja, Desapreneur juga harus mengarahkan agar produk itu mempunyai kemasan yang menarik, higienis dan rasanya tak berkurang dalam beberapa hari hingga sampai pada pembeli. Lalu si Desapreneur membuat foto-foto yang memikat hati dan mengunggahnya ke usahadesa.com, tentu dengan kelengkapan data mengenai harga, stok, alamat dan lain sebagainya.Desapreneur juga harus memastikan produsen sanggup membuat produk kuliner itu mempunyai stok yang cukup jika ada pembelian dalam jumlah yang besar. Soalnya, kecepatan pelayanan ialah hal yang penting dalam bisnis online. Jangan sampai ada pembeli yang kecewa sebab si penjual tak sanggup memenuhi jumlah pesanan atau terlalu lama sampai pada alamat sang pembeli. Jangan pula sebab mendapat pembelian dalam jumlah besar lalu kualitas rasa produk kuliner itu terkurangi.Maka seorang Reseller alias Desapreneur harus melakukan komunikasi yang jelas pada produsen produk desa dan UMKM mengenai beberapa pola di atas agar tak mengecewakan pembeli. Tuk kasus tertentu misalnya ada pembeli memesan dalam jumlah yang amat besar maka seorang Reseller harus pula sanggup mencari jalan keluar bagi pemenuhan pembelian itu misalnya dengan mengakses tambahan modal dan penambahan tenaga kerja agar jumlah pesanan terpenuhi. Hal ini berlaku pada seluruh jenis produk yang dijual Reseller lewat Usahadesa.Jangan kawatir, Desapreneur dapat menjualkan berbagai produk sehingga kemungkinan terjadinya transaksi dan mengundang pembeli, semakin besar. Soalnya, di pedesaan seluruh Indonesia sesungguhnya amat banyak produk yang unik, menarik dan amat layak jual. Desapreneur juga harus mempunyai insting alias jeli melihat potensi sebuah produk. Soalnya kadang-kadang ada produk yang sebenarnya mempunyai nilai jual tinggi jika ditawarkan ke pasar yang luas namun membutuhkan polesan-polesan baru sehingga kualitas produk menjadi meningkat dan lebih menarik pembeli. Misalnya produk kerajinan patung burung dari kayu .Tentu saja produk seperti itu tak cukup diminati di desa si pembuat produk sebab fungsinya memang tak dibutuhkan warga setempat. Tetapi produk seperti itu, jika dipoles lebih baik misalnya di cat dengan warna tertentu sehingga menjadi burung kayu yang cantik, bakal menjadi aksesori rumah yang menarik bagi warga perkotaan. Barang-barang yang unik seperti itu yang biasanya diburu para ibu-ibu tuk menghias ruang tamu rumah mereka.Maka Desapreneur harus mempunyai kesanggupan melakukan identifikasi produk baik yang telah jadi maupun produk yang belum sempurna, mempunyai kesanggupan berkomunikasi yang baik dengan pembuat produk desa sehingga tercipta kerjasama yang baik dengan produsennya. Soalnya, sebagian besar UMKM telah amat sibuk dengan urusan produksi, sehingga tak ada energi lagi tuk memikirkan bagaimana memajang produknya di layar internet yang daya jangkaunya luar biasa ini. Ingin memulai langkah sekarang, buka dan isikan data diri Anda di sini. Selamat datang para pembaharu desa. (Bersambung)Foto: umkmngubas.com

Source: http://www.berdesa.com/asyiknya-menjadi-desapreneur-membangun-desa-mendapat-penghasilan-pula-bagian-i/

Asyiknya Menjadi Desapreneur, Membangun Desa Mendapat Penghasilan Pula (Bagian I) | admin | 4.5