7 Kiat Memilih Bisnis Franchise Yang Tepat dan Menguntungkan

Saturday, May 6th, 2017 - Info Bisnis

PELUANGUSAHABARU.info

7 Kiat Memilih Bisnis Franchise Yang Tepat dan Menguntungkan

7 Kiat Memilih Bisnis Franchise Yang Tepat dan Menguntungkan

Ketika akan memulai usaha di bidang franchise tak sedikit calon pebisnis terutama pebisnis pemula yang bingung memilih bisnis franchise yang tepat tuk dijalankan. Hal, ini disebabkan banyaknya peluang usaha dengan sistem franchise atau waralaba terutama usaha makanan dan minuman yang menguntungkan. Ketepatan dalam memilih bisnis yang dijalankan akan membuat usaha anda berjalan dengan baik dan cepat berkembang.

Bisnis Franchise ialah salah satu bisnis yang sedang marak di tanah air. Selain mudah dijalankan tanpa perlu repot menyiapkan nama, merek, rasa dan peralatan, bisnis ini juga dapat dimulai dengan modal yang tak terlalu besar serta menguntungkan. Bagi para pemula yang sedang bingung menentukan jenis usaha apa yang akan dijalankan maka bisnis Franchise dapat dijadikan pertimbangan.

Pada kesempatan ini admin akan berbagi kiat memilih bisnis franchise yang tepat agar sukses bagi anda yang tertarik membuka usaha dengan sistem franchise. Namun sebelum itu, ada baiknya kita bahas sedikit mengenai pengertian bisnis franchise itu sendiri sehingga anda tahu bagaimana sistem dari bisnis ini.
Apa Itu Bisnis Franchise?
Bisnis franchise ialah bisnis dengan konsep yang melibatkan beberapa pihak seperti franchisor dan franchisee yang membuat suatu kesepatan kerja sama. Bisnis Sistem Franchise yang awalnya berkembang di Amerika ini di Indonesia disebut juga dengan bisnis Waralaba.
Franchisor bertindak sebagai pemberi waralaba yang bertanggung jawab terhadap barang-barang atau alat-alat yang dibutuhkan oleh franchisee termasuk bahan baku. Pada umumnya, ada beberapa kewajiban yang harus dipenuhi oleh pihak franchisor kepada pihak franchisee, yakni mempersiapkan perlengkapan operasi bisnis, mempersiapkan kinerja manajemen yang baik, menjamin kelangsungan usaha dan menyediakan distribusi bahan baku tuk jangka panjang serta kelengkapan usaha sampai ke detail terkecil. Dengan terpenuhinya empat kewajiban tersebut, maka pihak franchise dapat menjalankan bisnisnya sesuai dengan yang telah ditentukan.
Sedangkan franchisee bertindak sebagai penerima waralaba yang bertanggung jawab menjaga image dan kualitas produk dari franchisor. Franchisee mempunyai dua kewajiban finansial kepada pihak franchisor yaitu franchisee fee dan royalty fee. Franchisee fee ialah jumlah yang harus dibayar sebagai imbalan atas pemberian hak oleh si franchisor. Franchisor fee ini dibayar satu kali di awal pembelian waralaba. Sedangkan royalty fee ialah jumlah uang yang dibayarkan secara periodik yang ialah persentase dari omzet penjualan. Nilai keduanya bergantung pada jenis waralaba.
Definisi Franchise Menurut Asosiasi Franchise Indonesia ialah suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, dimana pepunya merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan (franchisee) tuk melaksanakan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur dan cara-cara yang telah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu dan meliputi area tertentu.
Bisnis franchise ialah salah satu bisnis yang mudah dilakukan. sebab, Anda (sebagai franchisee) tak perlu repot-repot menyiapkan merek, nama, rasa atau kualitas produk dan peralatan lainnya. Seluruhnya telah disediakan oleh pihak pemberi waralaba. Tuk lebih jelas silahkan anda baca selengkapnya pengertian bisnis franchise
Kiat Memilih Bisnis Franchise atau Waralaba
Permasalahan yang sering muncul dalam bisnis franchise ialah modal usaha. Banyak pengusaha pemula yang mengeluhkan masalah ini. Namun, seiring berjalannya waktu, saat ini banyak sekali bisnis franchise yang modalnya dibawah 10 juta. Meskipun demikian, anda juga harus jeli dalam menentukan bisnis franchise yang akan digeluti. Lalu, bagaimana memilih bisnis franchise atau waralaba yang murah dan menguntungkan? Berikut ini kami berikan 7 kiat yang dapat anda lakukan.
1. Sesuaikan dengan modal
Setiap orang pasti mempunyai modal yang berbeda, entah itu modal dari tabungan, kredit atau pinjaman dari bank. Maka dari itu, jika ingin memulai usaha, alangkah baiknya memilih usaha yang sesuai dengan modal yang ada. Jangan terlalu memaksakan diri dengan memilih bisnis yang modalnya besar padahal modal yang dipunyai terbatas.
2. Teruji Kredibilitasnya
Kredibilitas atau citra produk dalam bisnis franchise amatlah penting tuk menarik minat konsumen. Jadi, jangan sembarangan memilih bisnis waralaba meskipun modal usaha yang ditawarkan tuk bisnis tersebut murah. Carilah yang namanya telah banyak dikenal masyarakat. Dengan begitu, respon pasar terhadap bisnis anda cukup baik. Bekerja sama dengan penyedia franchise yang berpengalaman dan telah punya nama tentunya menjadi salah satu indikator kesuksesan bisnis anda dikemudian hari.
3. Pastikan izin Bisnis Waralaba Legal
Jangan sampai bisnis yang anda kembangkan gulung tikar sebab tersangkut kasus hukum. Oleh sebab itu, pastikan izin usaha yang dipunyai oleh bisnis tersebut jelas dan produk yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan.
4. Gali Informasi dengan Lengkap dan kenali Franchisor
Carilah informasi mengenai reputasi bisnis, bagaimana pepunya bisnis mengawali usaha serta berapa jumlah cabang yag telah dipunyai. Dengan mengetahui beberapa hal tersebut maka anda dapat menentukan apakah bisnis franchise atau waralaba tersebut baik dan sanggup bertahan atau tak. Selain itu, dengan mengetahui cara franchisor memulai bisnis, anda juga dapat menjadikannya sebagai masukan tuk mengembangkan bisnis.
5. Pilih Lokasi yang Tepat dan Strategis
Lokasi yang strategis sanggup mendatangkan konsumen lebih banyak. Semakin strategis lokasi yang dipilih, maka semakin banyak juga target konsumennya. Carila lokasi di tempat-tempat keramaian seperti kampus, pasar, perkantoran, pusat perbelanjaan dan lain sebagainya. Jika konsumen semakin banyak maka penjualan meningkat sehingga omzet yang didapat semakin tinggi.
6. Lihat Segmen Pasar dari produk tersebut
Anda harus pintar menentukan segmen pasar terhadap jenis produk yang dijual. Pastikan produk, konsumen serta lokasi usaha franchise anda saling mendukung. Misalnya, jika anda mempunyai usaha franchise makanan maka konsumen yang dibidik ialah seluruh umur dan tempat yang paling cocok ialah keramaian.
7. Siap dengan Resiko yang ada
Setiap usaha atau bisnis tentu mempunyai risiko, mulai dari yang kecil hingga besar. Seluruh itu mengarah kepada kegagalan. Namun, anda harus tetap optimis dan jangan pernah menyerah demi keberhasilan.
Itulah 7 kiat memilih bisnis franchise yang tepat khusunya bagi pemula. Bagi anda yang tertarik tuk menjalankan usaha franchise semoga kiat diatas dapat bermanfaat dan membantu anda agar sukses dalam menjalankan bisnis dengan sistem franchise atau waralaba.

Source: http://peluangusaharumahan.info/7-kiat-memilih-bisnis-franchise-yang-tepat-dan-menguntungkan

7 Kiat Memilih Bisnis Franchise Yang Tepat dan Menguntungkan | admin | 4.5